Selamat Datang

Selamat Bergabung

Rabu, 31 Juli 2013

Khutbah Idul Fitri


PEMBENTUKAN JATI DIRI MELALUI RAMADHAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ.
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ. أَمَّا بَعْدُ
فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، وَأَحُسُّكُمْ عَلَى طَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Allahu Akbar, wa lillahilh hamd ....
Dengan bersyukur ke hadirat Allah Swt. atas karunia dan rahmat-Nya pagi hari yang berbahagia ini kita menyambut kedatangan hari yang agung, hari raya fitri, hari raya kemuliaan dan kesucian.

Dengan rasa haru dan penuh ikhlas, kita semua melepas bulan Ramadhan, bulan yang luhur dan mulia yang dipenuhi dengan ampunan dan karunia. Kita bertakbir, mengagungkan Allah Swt. dan mensucikan-Nya dengan bertasbih, mensucikan dari segala sesuatu yang tidak layak pada-Nya.

Takbir, tahlil dan tahmid silih berganti, berkumandang di angkasa raya diucapkan dengan lisan yang fasih denga penuh keikhlasan dan kepasrahan. Rona dan wajah setiap manusia muslim menanpakkan kebahagiaan yang cemerlang dan ketulusan yang mendalam, jauh sampai ke lubuk hati. Melukiskan kesan yang kuat dan mengakar ke dalam jiwa yang suci. Semua itu merupakan perwujudan dari pernyataan syukur kita, ke hadirat Allah Swt. atas segala karunia dan nikmat-Nya. terutama karunia yang paling agung berupa petunjuk dan hidayah-Nya. Hidayah itu membibing kita meniti cahaya yang terang benderang, menuju kehidupan yang sukses, lahir dan bathin. Kita bersyukur telah dapat melaksanakan ibadah shiyam sebulan penuh dengan ketabahan dan keikhlasan.

Artinya: Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, (al-Baqarah, 2 : 185)

Pagi ini, kita merayakan Idul Fitri, hari raya kesucian yang dinantikan kehadirannya oleh setiap insan yang beriman, dengan demikian kita kembali kepada fitrah, yaitu kemurnian dan kesucian. Kembali kepada kemurnian dan kesucian berarti kita kembali kepada suasana yang bersih telepas dari dosa dan kesalahan. Setiap orang yang melaksanakan puasa Ramadhan sesuai denga petunjuk al-Qur’an dan al-Sunnah akan terlepas dosa dan kesalahannya sehingga menjadi suci kembali, seperti bayi yang baru dilahirkan dari rahim ibunya. Kesucian yang telah kita peroleh dengan susah payah itu hendaklah terus dipertahankan sampai bulan-bulan berikutnya dengan meingkatkan iman dan takwa kita serta bertaqarub kepada-Nya dengan tunduk dan patuh.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Puasa Ramadhan yang baru saja kita jalani membentuk setiap diri umat Islam agar memiliki kemampuan untuk mengendalikan hawa nafsu dan dapat meningkatkan potensi kesucian rohaninya. Ibadah shiyam dapat membentu jati diri muslim yang pari purna dengan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt. Iman dan takwa itu dibuktikan dengan senantiasa berpegang teguh kepa petunjuk-Nya, melaksanakan segala perintah dan meninggalkan segala larangan-Nya. Dengan mempertahankan kelestarian iman dan taqwa, kita meniti jalan yang lurus untuk mencapai keridhaan Allah Swt, keridhaan yang senantiasa didambakan oleh setiap manusia yang beriman. Menuju keridhaan yang agung dan luhur itu harus ditempuh dengan melaksankan ibadah dan amal shaleh secara ikhlas dan jujur, sesuai dengan ikrar kita yang selalu kita ucapkan dalam do’a iftitah yang dibaca pada saat awal melaksanakan shalat. “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tidak ada sekutu baginya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama kali menyerahkan diri (kepada Allah) (QS. al-An’am : 162-163).
Pembentukan jati diri dalam ibadah shiyam merupakan aktivitas yang sangat penting dalam kehidupan manusia mukmin, karena dengan jati diri itulah kita akan bersikap istiqomah dalam menjalani ajaran agama. Ibadah shiyam yang kita laksanakan, harus mampu membentuk jati diri setiap muslim dan meningkatkan kualitasnya dari tahapan yang paling rendah menuju tahapan yang paling tinggi.

Kaum muslimin, para jamaah yang kami muliakan.
Pembentukan jati diri itu, menuju perubahan pada yang lebih sempurna, sebagaimana yang dicontohkan oleh kehidupan para sahabat Nabi dan Tabiin generasi awal. Perubahan yang sangat mendasar menuju jati diri yang sempurna misalnya kita bisa mengambil contoh dar peristiwa berikut ini:
Pada suatu saat Rasulullah Muhammad Saw. menerima tamu, seorang pria dari kalangan musyrik Arab jahiliyah. Nabi menerima tamu itu sebagaimana layaknya beliau menerima tamu yang lain, dihormati selayaknya dan dipersilahkan duduk di ruang yang telah disediakan. Nabi Saw. menyuguhkan kepada tamu itu segelas air susu murni. Demikianlah kebiasaan dan kebangaan orang-orang Arab pada waktu itu, mereka sangat berbahagia sekali apabila dapat menyuguhkan pada tamunya air susu murni yang mereka perah dari kambing atau unta.

Setalah disuguhi segelas air susu, tamu itu meminumnya sampai habis. Kemudian Nabi menyediakan gelas yang keduanya, itupun diminum sampai habis lalu Nabi menyediakan gelas yang ketiga itupun diminum sampai habis. Hal itu terus berlangsung sampai tujuh gelas. Pertemuan itu kemudian berlalu begitu saja, tidak ada hal yang perlu dicatat, pria Arab jahiliyah kembali ke rumahnya dan Nabi pun melaksanakan aktivitas dakwahnya sebagaimana biasa.

Kira-kira beberapa bulan setelah itu, pria Arab jahiliyah tadi masuk Islam, sebagai seorang mualaf dia merasa ketinggalan dengan para sahabat lain, karena itu dia terus mempelajari agama dengan sungguh-sungguh dan mengamalkannya dengan baik. Dalam jangka waktu tidak begitu lama pria mualaf itu telah menjadi seorang muslim yang sangat baik. Setelah menjadi pria muslim yang baik dia mengujungi rumah Nabi kembali. Nabi menerima tamu mualaf ini, langsung teringat dengan kunjungan yang pertama dulu, kemudian Nabi menyediakan segelas air susu, sebagaimana dulu menyediakannya. Pria mualaf itu kemudian minum segelas air susu yang disediakan oleh Nabi sebagaimana dulu ia meminumnya.

Ketika Nabi akan menyediakan gelas yang kedua, tiba-tiba pria mualaf itu mengatakan, “Wahai Rasulullah cukup untukku, cukup untukku dengan segelas susu itu.” Nabi Saw. mengomentari sikap pria mualaf yang telah berubah drastis dari kebiasaan jahiliyahnya dan menggantinya dengan jati diri seorang muslim, beliau mengatakan:
الْمُؤْمِنُ يَشْرَبُ فِي مِعًى وَاحِدٍ وَالْكَافِرُ يَشْرَبُ فِي سَبْعَةِ أَمْعَاءٍ
Seorang mukmin cukup meminum dengan satu gelas, sedangkan orang kafir baru puas minum dengan tujuh gelas. (HR. Muslim. No Hadis: 3843)

Dari contoh itu kita bisa melihat secara langsung betapa besarnya perubahan sikap dan jati diri dari seorang jahiliyah menjadi seorang mukmin. Pola hidup yang tadinya dipenuhi dengan kerakusan digantinya dengan kesederhanaan. Kesederhanaan dalam pola makan, dalam pola berpakaian dan bertingkah laku. Manusia mukmin yang melaksanakan ibadah Ramadhan juga diarahkan agar melakukan perubahan yang besar dalam membentuk jati dirinya, dari manusia yang berkualitas rendah menjadi berkualitas tinggi menuju kesempurnaan sesuai dengan ajaran Islam. Puasa Ramadhan pada hakikatnya dapat membentuk jati diri seseorang menjadi pribadi yang berkualitas dan memiliki kemampuan yang tinggi dalam meraih kesuksesan di dunia dan akhirat.Salah satu jati diri manusia mukmin adalah berpola hidup sederhana dan dapat mengendalikan nafsunya sehingga tidak terjerembab dalam lembah kehinaan dan kehancuran.

Ada tiga macam nafsu yang sering menjerumuskan seseorang ke lembah kehinaan yaitu nafsu dari dorongan perut, libido sexual, dan hawa nafsu yang menyesatkan. Nabi Saw. sangat mengkhawatirkan umatnya terjerembab dalam tiga macam nafsu yang menghancurkan itu, sehingga beliau bersabda:

إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَفُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْهَوَى
Artinya: “sesungguhnya aku mengkhawatiri kamu sekalian terjerembab dalam keinginan hawa nafsu dari dorongan perutmu, dorongan seksualmu dan hawa nafsu yang menyesatkan. (HR. Ahmad. No Hadis:18951)

Dalam kenyataan pada kehidupan modern yang kita jalani sekarang, dimana sikap hidup materialisme, konsumtivisme, dan hedonisme, terus menggerogoti masyarkat kita, kita jumpai betapa banyakanya orang yang telah terjerembab dalam lembah kenistaan dan kehinaan. Ada sebagian dari masyarakat yang terjerembab ke dalam hawa nafsu perutnya sehingga ia menjadi budak perutnya sendiri, maka ia pun makan secara berlebihan, minum secara berlebihan, sehingga hidupnya hanya memenuhi dorongan perutnya. Orang seperti ini tergolong dalam kelompok manusia yang paling buruk dari umat Nabi Muhammad Saw.

Kalau orang pertama tadi menjadi budak perutnya sendiri, sehingga ia terjerembab dalam kehinaan dan kehancuran, sedangkan kelompok kedua banyak orang yang menjadi budak dari dorongan libidonya sehingga ia menjadi budak nafsu seksualnya. Keadaan seperti ini lebih membahayakan lagi, karena akan menimbulkan kerusakan dan kehinaan yang lebih parah. Banyak keluarga dan masyarakat yang hancur karena menjadi budak libido dan nafsu seksualnya. Akibat memperturutkan nafsu seksual banyak menyebabkan manusia bergelimang dengan dosa, seperti; perselingkuhan, perzinahan, dan timbulnya deviasi seksual yang mengerikan.

Kalau orang kedua tadi menjadi budak dari dorongan seksualnya sendir, maka kelompok yang ketiga, adalah manusia-manusia yang diperbudak oleh hawa nafsunya sendiri, keadaan ini jauh lebih berbahaya lagi, karena memperturutkan hawa nafsu akan mencampakkan pelakunya menuju kehancuran yang sangat menakutkan. Bahkan terkadang hanya berapa detik saja orang tidak bisa mengendalikan hawa nafusnya ia telah terjerumus dalam kerusakan dan kehancurn dan penyesalan yang sangat berat selama-lamanya di dunia dan akhirat Karena itu Nabi menyatakan: “Musuhmu yang paling berbahaya adalah hawa nafsumu yang berada di antara kedua lambungmu sendiri” (Ihya’ Ulumuddin).
Al-Qur’an memperingatkan orang-orang yang terjerembab dalam kemauan hawa nafsu yang menyesatkan, sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Ahqaf : 20.
Dan (Ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): "Kamu Telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu Telah bersenang-senang dengannya; Maka pada hari Ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan Karena kamu Telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa hak dan Karena kamu Telah fasik".

Berbagai kejahatan timbul dalam kehidupan masyarakat, karena manusia memperturutkan hawa nafsunya sendiri.Ibadah puasa Ramadhan yang kita jalani sekarang ini, dapat melatih dan melindungi diri kita agar tidak terjerembab dalam kubangan hawa nafsu, sebagaimana yang disebutkan di atas. Dengan demikian puasa dapat membentuk jati diri yang paripurna, menjadi manusia muslim yang beriman dan bertakwa.

Allahu Akbar, wa lillahil hamd
Hadirin dan hadirat yang mulia
Kembali kepada fitrah yang suci dan bersih itulah yang sesungguhnya kita jalani sekarang ini. Hari yang amat berbahagia ini dinamakan ‘Idul Fitri’, yaitu kesucian dan keutuhan yang telah kita peroleh kembali setelah kita melakukan puasa Ramadhan sebulan penuh. Karena itu hari ini adalah hari kemenangan dan kejayaan bagi kita semua, karena kita telah berusaha meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, ucapan yang paling tepat kita ikrarkan pada hari ini adalah suatu do’a:

اللّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْعَآئِدِيْنَ وَالْفَآئِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ

“Wahai Allah jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali kepada fitrah yang memperoleh sukses dan kemenangan serta diterima amal ibadahnya oleh Allah Swt”.

Dengan kembali kepada fitrah, kita akan mencapai kebahagiaan dan kesuksesan lahir batin yang selalu kita harapkan. Sesuai dengan petunjuk Ilahi, marilah kita bertakbir mengagungkan asma Allah atas segala petunjuk-Nya dan marilah kita bersyukur atas segala rahmat dan karunia-Nya.
Semoga kita semua senantiasa dapat mengikuti petunjuk Allah dan senantiasa memperoleh rahmat-Nya. Amiin.

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فِي هذَا الْعِيْدِ السَّعِيْدِ، وَأَحُثُّكُمْ عَلَى طَاعَتِهِ، فَمَنْ أَطَاعَهُ فََهُوَ سَعِيْدٌ وَمَنْ أَعْرَضَ وَتَوَلَّى عَنْهُ فَهُوَ فِي الضَّلاَلِ الْبَعِيْدِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَآئِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
***
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ، أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اللّهُمَّ ارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ وَعَنْ جَمِيْعِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.
اللّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا كَامِلاً وَيَقِيْنًا صَادِقًا وَقَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَتَوْبَةً نَصُوْحًا. اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْياَءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، اللّهُمَّ أَصْلِحِ الرَّعِيَّةَ وَاجْعَلْ إِنْدُوْنِيْسِيَّا وَدِيَارَ الْمُسْلِمِيْنَ آمِنَةً رَخِيَّةً. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار.
عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَنِ وَجَانِبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ. إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ.
ALASAN PARA ULAMA' MEMBOLEHKAN ISBAL

Secara bahasa, isbal diartikan memanjangkan atau melabuhkan kain. Sedangan menurut istilah, isbal adalah memanjangkan kain pakaian secara berlebihan hingga menutupi mata kaki baik itu pakaian perempuan maupun pakaian laki-laki.
Ulama berbeda pendapat soal hukum Isbal. Pendapat pertama, bahwa hukum isbal adalah mutlak haram. Ulama yang berpendapat demikian adalah Syeikh bin Baz dan ulama Wahabi lainnya.
Menurut mereka, apapun alasannya (riya atau tidak), isbaltetap haram. Pendeknya, apapun bagian pakaian yang lewat mata kaki adalah dosa besar dan menyeret pelakunya masuk neraka. Dalil yang jadi rujukan mereka adalah Sabda Nabi Muhammad Saw. yang berbunyi, Apa yang di bawah kedua mata kaki berupa sarung maka tempatnya di neraka " [Hadits Riwayat Bukhari dalam sahihnya]

Anehnya, Imam Ibnu Taimiyah sendiri, yang pendapatnya selalu jadi rujukan Syekh bin Baz dan kaum Wahabi justru membolehkan isbal.
          Pendapat kedua, bahwa isbal boleh saja (mubah). Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani,haramnya isbal tidak bersifat mutlak. Isbal hanya haram bila memang dimotivasi oleh sikap riya.
          Ulama lainnya yang membolehkan isbal adalah Al-Imam Nawawi. Menurut penulis kitab Syarah Shahih Muslim dan Riyadhus-Shalihin ini, semua hadits yang menerangkan isbal dan pelakunya masuk neraka, apabila dilakukan oleh orang yang sombong (khuyala). Hal itu terlihat dari rukhshah (keringanan) yang diberikan Nabi kepada Abu Bakar dengan sabdanya, "Kamu bukan bagian dari mereka." Hal itu karena panjangnya kain Abu Bakar bukan karena sombong.
          Senada dengan Imam Nawawi, Ustadz Muhammad Muafa, M.Pd, Pengasuh Ponpes IRTAQI, Malang, Jatim berpendapat bahwa hukum isbal adalah mubah selama tidak disertai kesombongan tanpa membedakan apakah pakaian itu berupa gamis, sarung, celana, Jarit, Izar (seperti yang dipakai saat Ihram) dan sebagainya. Adapun jika Isbal itu disertai sombong, maka hukumnya haram yang keharamannya berlaku bukan hanya pada isbal pakaian tetapi pada semua penggunaan aksesoris tubuh yang memicu kesombongan.
Dalil yang membolehkan isbal, menurut ustadz Muafa, adalah sebagai berikut: Pertama, nash hadits yang berbunyi, Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw. bersabda: "Pada hari kiamat kelak, Allah tidak akan melihat orang yang menyeret  kain sarungnya karena sombong." (H.R. Bukhari)
Dalam riwayat Az Zuhriy dari Salim, Ibnu 'Umar ra bercerita bahwa Nabi Saw. besabda, "Ada seorang laki-laki yang ketika dia menyeret  pakaiannya karena kesombongan, ia dibenamkan ke dasar bumi, dan orang itu terus meronta-ronta hingga hari qiyamat".(H.R. Bukhari)
Riwayat-riwayat ini dan yang semakna dengannya menunjukkan bahwa Rasulullah Saw. melarang isbal karena ada sebabnya yaitu kebiasaan sebagian  orang yang  mengulurkan dan menyeret pakaiannya karena angkuh dan sombong. Makna implisitnya, jika isbal tersebut dilakukan tidak karena sombong berarti tidak terkena celaan dan tidak termasuk ke dalam ancaman. Dengan kata lain, lafadz bathara (keangkuhan) dan khuyala  (kesombongan) dalam riwayat-riwayat di atas menjadi Qoid (pengikat) dari syariat larangan isbal.
Kedua,Rasulullah Saw. sendiri melakukan isbal. Bukhari meriwayatkan, Dari Abu Bakrah ra dia berkata, "Ketika kami berada di samping Nabi Saw. tiba-tiba terjadi gerhana Matahari, maka beliau segera berdiri menuju masjid, dan menyeret pakaiannya karena tergesa-gesa hingga tiba di masjid. Lalu orang-orang pun segera berdiri di sisinya dan beliau mengerjakan shalat dua rakaat.(H.R.Bukhari)
Dalam riwayat Ibnu majah juga terdapat kisah isbal-nya Rasulullah Saw. Ibnu Majah meriwayatkan, Dari Imran Ibnul Hushain ia berkata, "Rasulullah Saw. pernah salam pada raka'at ketiga dalam shalat ashar, lalu beliau berdiri dan masuk kamar. Maka berdirilah Al-Khirbaq, seorang laki-laki yang tangannya lebar, ia berkata, "Wahai Rasulullah, apakah shalatnya diringkas?" Beliau pun keluar dan marah sambil menyeret kain sarungnya, beliau bertanya tentang hal itu hingga beliau diberitahu tentang hal itu. Kemudian beliau melaksanakan raka'at yang tertinggal lalu salam, kemudian beliau sujud dua kali dan salam kembali. " (H.R. Ibnu Majah)

Kesimpulannya: Mustahil Rasulullah Saw. melakukan isbal, jika hal itu hukumnya haram secara mutlak. Seandainya isbal memang haram secara mutlak sebagaimana haramnya berzina atau mencuri, maka satu kali pun Rasulullah Saw. tidak akan pernah melakukannya karena seluruh Nabi Ma'shum (terjaga dari dosa). Isbal yang dilakukan Rasulullah Saw. menunjukkan bahwa larangan isbal itu tidak mutlak, tetapi muqoyyad (diikat kondisi tertentu) yaitu kesombongan. Artinya isbal hukumnya haram jika dilakukan karena sombong.

Sabtu, 15 Desember 2012

Pengertian Menikah


MENIKAH ADALAH...

Bukan sekedar pesta yang riuh oleh kerabat, relasi penting, bukan ajang pamer tamu kehormatan, panggung megah, dekorasi wah atau pesta yang meriah...

Menikah...
Bukan sekadar membentuk tim kerja untuk menghasilkan uang untuk membeli segala jenis harta yang melimpah...
Bukan sekedar sarana belajar memasak, menjahit bagi istri dan sarana belajar membetulkan peralatan listrik bagi suami...

Menikah...
Bukan sekedar menyamakan hobi dan kegemaran sehingga sampai ada adagium humor: Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng...
Kalau sama-sama suka seafood berarti masa depan cerah...
( That simple ?! :)

Menikah bukan sekedar itu…

Menikah berbeda dengan perumpamaan sepasang sandal, yang hanya punya aspek kiri dan kanan...

Menikah adalah penyatuan dua manusia... Pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya...

So,
Menikah adalah...
Menyatukan dua isi kepala, dua ide, dua impian menjadi sesuatu yang besar - Bermakna - tak hanya untuk kita,pasangan dan keluarga namun juga untuk orang lain di sekitar.

Menikah adalah...
Memutuskan berlabuh di satu pantai, ketika ratusan kapal pesiar gemerlap memanggil-manggil...

Menikah adalah...
Cara meraih sempurnanya agama, hingga menikah dikatakan sempurna menjalani setengah dien...

Menikah adalah...
Keberanian untuk menerima segala kelebihan dan kekurangan pasangan. Memupuk toleransi tingkat tinggi dan memaklumi pasangan apa adanya...

Menikah membutuhkan kelapangan hati untuk melebur kata ‘aku’ dan ‘kamu’ menjadi ‘kita’...

Menikah adalah...
Proses pendewasaan seseorang untuk lebih berani mengambil sikap dan memutuskan bahkan untuk urusan terkecil sekalipun.
Kerjasama hebat untuk bergerak, bersinergi untuk mendapatka tiket surgaNya.

Menikah adalah...
Universitas kehidupan dimana cobaan materi, hati, iman adalah ujiannya.

Menikah adalah...
Belajar memaafkan dan belajar berkata “baiklah, itu salahku, akan kucoba memperbaikinya”...
Belajar berkomunikasi dua arah, dimana kita tidak berbicara :
Kamu harus mengerti keinginanku!’, namun harus berani bicara aku memahami kamu, aku memahami apa yang kamu mau dan cita-cita kan, mari bersama membangunnya.

Menikah...
Mengajari kita begitu banyak tentang hidup, tentang bagaimana mencintai Allah dengan sempurna melalui kecintaan kita pada pasangan...

Semoga setiap kita meraih pernikahan berkah. Aamiin...

Sekarang Anda mempunyai dua pilihan:
1. Biarkan info ini tetap dalam page ini.
2. Share info ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya Allah ridho Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda kirim.

Selasa, 11 September 2012

mewarnai menggunakan program komputer


MAKALAH
EFEK-EFEK PHOTOSHOP CS
Makalah ini dibuat untuk melengkapi tugas mata pelajaran komputer



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTfpS5auAUAgptO5Hj8AoP5Qv6-yqupWMU3TN5lwNND55Wjlv6kc4Feoj9sgqxWWvtI6eR2qTsbVkTjTkt1S4LDpOnqg6IidXdyySGcWnVTORfgsuHK50M4fVI051MSPneXDo20JPB7-0/s220/Logo+SMK+NU+SUNAN+DRAJAT.jpg


Disusun oleh:
Tazkiyatus Sakinah



SMK NU SUNAN DRAJAT
BANJAR ANYAR PACIRAN LAMONGAN 62264
PHOTOSHOP CS

Kalau boleh dibilang, Adobe Photoshop CS merupakan software grafis yang sangat istimewa. Bukan saja karena fasilitas image-editing-nya yang komplit, tapi juga karena fasilitas filter dan efeknya yang menawan.
1.    EFEK TORNADO
Latihan pertama yang akan kita pelajari adalah membuat Efek Tornado. Sebenarnya, efek ni mudah dibuat. Tapi, agar kesannya realistis dan menciptakan kesan sesungguhnya, ada langkah-langkah khusus  yang harus kita lakukan. Dalam bagian ini, mari kita ciptakan ‘keganasan alam’ kita sendiri.
Tidaklah sulit menciptakan efek tornado. Kita hanya melibatkan beberapa efek saja, seperti Clouds, Lens Flare, dan beberapa efek tambahan. Pertama kali, kita siapkan terlebih dulu kanvas berukuran 500 x 500. Setelah itu, set warna latar depan (foreground) menjadi warna biru. Hal ini untuk memudahkan kita saat membuat efek tornado. Nanti, kita tak perlu mewarnai ulang efek ini.
Setelah itu, kita akan membanjiri kanvas dengan efek Clouds. Caranya, klik menu Filter > Render > Clouds.
Jika Anda ingin warna awan  yang berbeda, aturlah warna latar belakang dan latar depan yang saat itu sedang aktif. Sekarang, kita akan memberinya efek genangan air pada awan tersebut. Efek Ripple adalah yang paling cocok. Klik menu  Filter > Distort > Ripple. Pada kotak Amount, masukkan angka 928 sedangkan Size : Medium.
Selain unsur air,  bencana tornado biasanya juga melibatkan unsur petir atau cahaya. Apakah kita harus memotret kilatan cahaya sungguhan? Tentunya tidak. Kita hanya perlu mengandalkan salah satu filter standar Photoshop CS. Filter itu adalah Lens Flare.
Masuklah ke menu Lens Flare dengan mengklik  Filter > Render > Lens Flare.
Pilihlah tipe 50-300mm Zoom. Set Brightness pada angka 100 dan posisikan sinar lens flare itu di bagian kiri atas gambar.
Lakukan langkah-langkah di atas agar muncul tiga lens flare baru, masing-masing untuk bagian kanan atas, kanan bawah, dan kiri bawah. Dengan demikian, di atas kanvas akan terdapat empat buah lens flare di tiap-tiap sudut yang tepat.
Pemberian lens flare ini semata-mata untuk memunculkan efek guratan cahaya pada tornado nantinya.
Jika efek ini nanti tidak Anda warnai ulang, warna lens flare ini akan tetap muncul.
Langkah terakhir  yaitu menghadirkan tornado itu di atas kanvas. Untuk melakukan hal ini, Photoshop CS telah memiliki filter khusus siap-pakai. Namanya adalah Twirl. Akseslah ia menggunakan menu  Filter > Distort > Twirl. Pada Angle, masukkan angka 999.
2.    BASIC COLOURING
Salah satu pertanyaan besar bagi para kartunis pada digital imaging adalah bagaimana mewarnai suatu objek kartun secara cepat, praktis, dan penuh efek spesial? Jika Anda masih baru dalam dunia digital imaging menggunakan Photoshop CS, mungkin Anda tidak percaya bahwa mewarnai gambar kartun sebenarnya cepat dan ringkas. Dan, itu semua sudah termasuk spesial efeknya.
Dalam teknik mewarnai, gambar kartun dan warna hendaknya dipisah supaya tidak tumpang tindih. Selain itu, dengan adanya pemisahan warna, Anda bisa bebas mengontrol satu warna tanpa  merusak atau mempengaruhi warna lainnya. Dengan demikian, kita akan menciptakan layer-layer baru yang khusus hanya merekam warna tiap-tiap bagian wajah.
Pertama kali, aktifkan Magic Wand Tool dengan cara mengklik huruf  W pada keyboard. Alat ini berfungsi  untuk menyeleksi bagian-bagian tertentu dari gambar secara cepat dan praktis, apalagi jika gambar itu hanya hitam dan putih saja. Bagian pertama yang akan diseleksi adalah bagian wajah. Klik bagian pipi, kening, dan bagian di bawah alis sampai ia terseleksi.
Kalau sudah, klik menu Layer > New > Layer. Dengan demikian, Anda punya layer baru, yaitu “Layer 2”. Pilih warna coklat sebagai warna latar depan (foreground  color). Jika sudah, klik menu Edit > Fill > Use : foreground color.
Lepas seleksi lewat menu Select > Desellect. Setelah itu, kita akan menciptakan efek 3 dimensi pada teks. Memang tidak tampak 3D secara realistis. Tapi, dalam industri kartun, efek ini sering kali dipakai karena menciptakan kesan dinamis pada gambar. Klik menu Layer > Layer Style > Inner Shadow.
Pada Blend Mode, tetaplah pilih Multiply sedangkan lainnya mengikuti setting berikut: Opacity: 100, Distance: 5, Choke: 0, Size: 50. Beralihlah ke bagian Quality. Pastikan tipe contour yang terpilih adalah Linear. Pengubahan tipe contour akan secara langsung berpengaruh pada hasil efek 3 dimensi ini.
Tekanlah tombol OK. Jika Anda merasa belum puas, aturlah sendiri intensitas cahaya bayangan beserta tipe contour-nya. Siapa tahu, pilihan Anda lebih cocok.
Sekarang, kita akan mewarnai kacamata tokoh ini. Kliklah lagi “Layer 1”. Setelah itu, aktifkan  Magic Wand Tool dan klik bagian kaca dari kacamata itu sampai ia terpilih. Kalau sudah, ciptakan layer baru dengan cara mengklik Layer > New > Layer. Kita akan memberinya warna gradasi. Untuk itu, aktifkan Gradient Tool. Cara praktis mengaktifkan tool ini yaitu dengan menekan tombol  G berulang sampai muncul tool ini.
Masih dalam keadaan aktif, letakkan Gradient Tool di sisi kanan atas bagian kaca mata. Selanjutnya, seret ia ke kanan bawah. Lepaskan jika sudah. Dengan begitu, hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini.
Anda bisa menambah kesan manis pada kacamata tersebut lewat efek Lens Flare. Cobalah dengan cara memasuki menu ini, yaitu lewat Filter > Render > Lens Flare. Pada bagian Brightness, set dengan angka 62 sementara pilihan Lens Type: 105 mm Prime.
Sekarang, Anda hanya punya beberapa bagian saja yang belum terwarnai, yaitu gagang kacamata dan telinga. Anda bisa menggunakan teknik-teknik yang tadi telah kita pelajari untuk  mewarnai kedua bagian ini. Atau, Anda juga bisa menggunakan warna flat meskipun kesannya jadi timpang.
Kalau Anda ingin mengganti warna muka dan telinga, pakailah Color Overlay pada Layer Style, yaitu lewat menu  Layer > Layer Style > Color Overlay. Ini merupakan cara terpraktis mewarnai objek yang telah diberi efek khusus dari Layer Style lainnya tanpa merusak efek itu.
3.    CYBORG BABY
Pernahkah Anda melihat film Terminator? Musuh Arnold yang diperankan oleh Robert Patrick ini sungguh istimewa. Ketika akan berubah wujud ke bentuk lain, robot itu mendadak berubah menjadi logam cair berwarna perak. Lantas, bagaimana caranya menghadirkan logam cair itu tepat di wajah sesosok bayi mungil? Kita akan tahu rahasianya sebentar lagi.
Membuat Efek Cyborg Baby
Teknik membuat efek logam cair pada wajah sangatlah mudah sebab Photoshop CS punya filter khusus untuk itu, yaitu Chrome.  Anda bisa mencari gambar bayi dari koleksi pribadi anda. Lalu bukalah gambar bayi itu menggunakan Photoshop. Dengan begitu, Anda akan punya kanvas seperti ini.
Sekarang, tekanlah huruf  L pada keyboard Anda untuk mengaktifkan Polygonal Lasso Tool. Kita akan menyeleksi bagian wajah yang akan diberi efek chrome, sedangkan sisanya kita biarkan seperti semula. Alihkan pandangan Anda tepat di bawah barisan menu-menu. Pada kotak Feather, isikan angka 8 di dalamnya. Dengan begitu, hasil seleksi ini akan menjadi lebih halus. Seleksilah bagian sisi wajah. Janganlah kaku dalam membuat seleksi. Jika perlu, mainkan gerakan zig-zag pada wajah sehingga menjadi seperti ini.
Kini, klik menu Filter > Sketch > Chrome. Isi Detail: 6, Smoothness: 10. Klik tombol OK.
4.    EFEK LEDAKAN BINTANG
Kalau Anda melihat film futuristik, apalagi yang bersetting luar angkasa, efek ledakan yang terjadi di luar planet ini sangat mencengangkan. Bukan saja karena fenomena ini jarang kita lihat, tapi orang yang berada di balik efek ledakan itu mampu menghadirkan kilauan warna-warna dan semburan-semburan kilatan cahaya secara realistis dan indah. Di sini, kita akan mempelajari salah satunya.
Membuat Efek Ledakan Bintang
Berawal dari awan, terciptalah  petir. Terakhir muncullah ledakan bintang.  Membuat Efek Ledakan Bintang Efek ledakan bintang ini memang unik karena kita akan melakukan langkah-langkah yang berulang-ulang sampai muncul efek seperti gambar di atas. Tapi, sebelum Anda membuatnya, Anda butuh satu materi. Yang kita butuhkan adalah gambar sebuah petir.
Setelah  kita punya petir, kita akan menciptakan efek ledakan bintang di atasnya. Tampaknya, semuanya seperti kebetulan. Pertama kali, kita akan memindah gambar petir itu ke layer khusus. Klik menu Select > All. Sesudahnya, klik menu  Edit > Cut. Terakhir, klik menu Edit > Paste sehingga gambar petir itu berada di layer khusus, yaitu“Layer 1”.
Kemudian, kita akan mengaburkan petir ini menggunakan Radial Blur. Klik menu Filter > Blur > Radial Blur. Pada bagian Amount, isi dengan angka 100, Blur Method: Zoom, Quality: Best.
Setelah usai dengan langkah-langkah pemberian  cahaya di atas, kita akan menduplikasi layer ini dengan cara mengklik menu  Layer > Duplicate Layer. Sekarang, Anda punya dua buah layer yang sama persis.
Setelah itu, klik menu  Filter > Distort > Twirl. Dengan efek Twirl ini, kita akan ciptakan lengkungan-lengkungan cahaya di atas kanvas. Pada bagian Angle, masukkan angka 360.
Klik tombol Ctrl+E agar ‘Layer 1’ dan ‘Layer 1 Copy’ tergabung menjadi satu. Jika sudah, kita lakukan duplikasi lagi pada ‘Layer 1’ sehingga kita punya dua layer lagi yang bentuknya sama persis. Klik Layer > Duplicate Layer. Kita akan beri lagi efek Twirl pada layer yang baru ini. Klik menu  Filter > Distort > Twirl. Kali ini, set dengan angka  -600 pada kotak Angle.
Kalau sudah, kita set Blending Mode dari Normal menuju Overlay.
Sampai langkah ini, sebenarnya efek bintang meledak sudah usai. Hanya saja, ada beberapa langkah akhir untuk menyempurnakan kreasi kita ini, khususnya dalam hal pewarnaan. Seperti gambar di atas, warna pada kanvas terlihat kurang tajam dan tampak jenuh. Untuk menajamkannya, ada beberapa metode yang lazim dipakai. Anda bisa menggunakan Brightness/Contrast atau Color Balance.
Jika Anda menggunakan Color Balance maka Anda berusaha untuk mewarnai ulang gambar tersebut. Tekanlah tombol  Ctrl+B untuk masuk ke jendela Color Balance. Atau, Anda juga  bisa menggunakan Hue/Saturation dengan mengklik tombol Ctrl+U. Selanjutnya, klik check box ‘Colorize’. Setelah itu, geser masing-masing slider sampai Anda mendapatkan warna yang paling pas. Memang idealnya, warna untuk gambar bintang meledak ini tidak jauh-jauh dari merah, biru, ungu, dan kuning. Jika Anda memilih warna hijau, temanya mungkin akan berubah. Begitu pula jika Anda memilih warna gelap seperti hitam dan abu-abu.

Selasa, 28 Agustus 2012

Nama-nama Islami dan Gaul


SURAYYA
AKMAL
SHAKEELA
LYDYA
AZKA
SORFINA
AUN
ROID
RAFIQAH
ZULFA
SHOFWAH
SAARAH
FATILAH
DANIYAL
FAIRUZ
MALIKA
YUSHUA
NURINA
SYAKIRAH
AZZA BADRINA
LAILATI
TUFFAHATI
MAZIAH
SAKEENA
LAILANI
FAZIA
IKHTIAR
IKHTIARA
ILIYA
WATARI
NUR SABRINA
ZAHRIN
TSAMARAH
MIZANINA
ZARINAH
IRSALINA
FATINAH
TIHANI
SYAHIDAH
IZZATI
KHAIRAH IFADAH : KEBAIKAN YANG BERGUNA
FIZLAH FASIHAH : BELAHAN JIWA YANG FASIH
ZULFAH SAMIN : KEDUDUKAN YANG BERHARGA
IZZAH AISYAH : KEAGUNGAN YANG HIDUP
IKHWAN YUSRI : PERSAUDARAAN & KESENANGANKU
ADNIN NAJWA : SURGA DAN BISIKAN
IDZNI HAQQ : KEIZINANKU YANG HAQ
QOTRUN NADA : SETETES EMBUN
AIN IZZATI : MATA KEAGUNGANKU
KAUTSAR ARIJ : TELAGA KAUTSAR YANG WANGI
HAYATI ANIQ : KEHIDUPANKU YANG UNIK
NURAINI NAZIHAH : CAHAYA MATAKU YANG BERSIH DARI NODA
NURAINI NAFISAH : CAHAYA MATAKU YANG BERHARGA
DALILAH UDZMA : PETUNJUK YANG LEBIH AGUNG
IZZAH NADZIRAH : KEAGUNGAN YANG BERSERI-SERI

Jumat, 02 Maret 2012

Dahsyatnya Energi Maaf


DAHSYATNYA ENERGI MAAF
”Hendaklah mereka memberi maaf dan melapangkan dada, tidakkah kamu ingin diampuni oleh Allah?” (QS. An-Nuur [24]: 22).
Sahabat yang diberkahi Allah SWT, kita semua diberikan kesempatan hidup dengan waktu yang amat terbatas, dalam perjalanan hidup kita memiliki menuju 2 Visi, Sukses Dunia dan Sukses Akhirat, perjalanan meraih 2 sukses tersebut akan terasa ringan dan menyenangkan jika kita tidak sibuk mengumpulkan beban-beban berat yang harus kita pikul, Minggu siang, 8 April 2001 di Augusta National Golf Club Georgia, Amerika Serikat, Tiger Woods, Pegolf yang saat itu berusia 25 tahun, menyelesaikan hole ke-18 dengan mengayunkan putter-nya dari jarak 5 meter dan masuk sempurna! Dan para penonton berteriak histeris, “Tiger! Tiger!” melalui kemenangannya ini Tiger Woods mencapai prestasi yang luar biasa. Dalam jangka waktu setahun ia telah meraih juara dari empat pertandingan yang amat bergengsi didunia golf internasional. Ayahnya berkata,”Ketekunan berlatih, tekad kuat untuk meraih kemenangan, tabah mengatasi kekalahan merupakan ciri-ciri Tiger Woods.” Walaupun mengalami diskriminasi dibeberapa klub golf, namun Ayahnya berpesan secara arif “Jangan sampai kau sakit hati dan memupuk dendam. Kau harus mengasihani orang-orang yang masih rasialis.”
Disepanjang perjalanan karier dan bisnis, tidak dapat dipungkiri bahwa kita harus berhadapan dengan berbagai jenis kepribadian manusia. Roberta Cava, dalam bukunya Dealing with Difficult People, menunjukkan ciri-ciri kepribadian yang berpotensi menyulitkan kita, yaitu: Mereka yang sering membuat kita emosional. Mereka yang membuat kita terpaksa melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak kita ingin lakukan. Mereka yang mencegah atau menghalangi kita untuk melakukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan. Mereka yang suka menimbulkan perasaan bersalah jika kita tidak melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya. Mereka yang suka menimbulkan perasaan-perasaan negative terhadap kita seperti frustasi, marah, minder, iri, depresi, dan sebagainya. Mereka yang selalu menggunakan kekerasan dan memanipulasi untuk mencapai tujuannnya. Kita tidak mungkin dapat mengendalikan sikap orang-orang tersebut. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mencegah mereka agar tidak berbuat negative.
Namun, kita bisa mengelola hati kita. Daripada sibuk menyimpan kekesalan, dendam, dan amarah yang jelas-jelas tidak berguna, bukankah lebih baik jika kita berpikir tentang cara agar kita dapat menaklukan musuh tanpa harus bertempur? Ingatlah bahwa tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah, dan kesal. Tidaklah penting apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau besarnya kesalahan mereka.
Jika kita tidak memaafkannya, kitalah yang akan menanggung akibatnya. Memaafkan dan mengampuni orang lain membebaskan kita dari kelumpuhan hidup. Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga dan energi yang dapat kita arahkan menuju kebahagiaan. Jika kita rela memaafkan, kita dapat menyumbang lebih banyak pada kehidupan dan merasa bahagia terhadap diri sendiri dan orang lain. Pengampunan itu menyembuhkan. Pengampunan itu membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat didalam tubuh, dan membiarkan dya hidup mengalir bebas. Mengampuni dan melupakan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tindakan ini diperlukan kerendahan dan kebesaran hati. Namun, itulah satu-satunya cara untuk menempuh jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan sejati.
Sahabat, Hidup ini akan semakin terasa sangat singkat kalau hanya untuk Membenci, tidak satupun diantara kita yang paling sempurna dan paling suci, mari kita maafkan ayah ibu kita, anak-anak kita, suami kita, istri kita, saudara-saudara kita, bos kita, karyawan kita, pembantu kita, teman dan sahabat kita. ada banyak cara memberi dan meminta maaf, jika kita masih malu dan ragu bertemu, via SMS dan FB bisa menjadi pendahuluannya.
”Maafkanlah mereka dan lapangkan dada, sesungguhnya Allah senang kepada orang-orang yang berbuat kebajikan (terhadap yang melakukan kesalahan kepadanya)” (QS. Al-Ma‘idah [5]: 13).
Baca juga QS Al-Baqarah (2): 109, dan Al-Nûr (24): 22.
Rasullulah Saw memberikan bimbingan, “Carilah alasan untuk memaafkan saudaramu walau hingga 70 alasan.”
Seorang murid bertanya kepada gurunya, Imam Hasan Al-Basri, “Mengapa Rasullah menyuruh kita mencari 70 alasan untuk memaafkan?”.
Jawab Hasan Basri, “Itu menunjukkan pentingnya memaafkan. Sebelum kita sampai pada 70 alasan kita belum bisa memaafkan, kita harus bersedih karena memiliki hati sekeras batu.”
Sumber : http://www.rumah-yatim-indonesia.org/

Rabu, 06 April 2011

Ayat Suci Dalam Kromosom Manusia


Ayat Suci dalam Kromosom Manusia

Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University.
Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas- kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.

Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat "Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasilpenemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada.Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi.Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: "...Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq..." Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran".

Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata "ayatinaa" yang memiliki makna "Ayat Allah", dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid)manusia.

Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah.

Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.

Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).

Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya  mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama "Bismillah ir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq"; "bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan". Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A'laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada  Nabi Muhammad diGua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat.Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
 
Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya  mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli  genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.

Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.

Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan  "Semoga penerbitan buku saya "Alquran dan Genetik", semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan.

Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker)yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah.

Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial.

Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang Mai Thailand, baru-baru ini menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah ahli  Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya kepada mahasiswanya, akhirnyamahasiswanya sebanyak 5 orang menyatakan diri masuk Islam.

Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai berkut; "Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka merasakan pedihnya azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."

Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien.

Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya  tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut. Mahabesar Allah yang telah menyisipkan firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh syaraf dsb.

Rabbana makhalqta hada batila, Ya...Allah tidak ada sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.

Dari bahtera menuju Islam Seorang pakar kelautan menyatakan betapa terpesonanya ia kepada Alquran yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama ini.
 
Prof. Jackues Yves Costeau seorang oceanografer, yang sering muncul ditelevisi pada acara Discovey, ketika sedang menyelam menemukan beberapa mata air tawar di tengah kedalaman lautan. Mata air tersebut berbeda kadar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur dengan air laut yang lainnya. Bertahun-tahun ia berusaha mengadakan penelitian dan mencari jawaban misteri tersebut.

Sampai suatu hari bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia menjelaskan tentang ayat Alquran Surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqon ayat 53. Awalnya ayat itu ditafsirkan muara sungai tetapi pada muara sungai ternyata tidak ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr. Costeau sampai ia masuk Islam. Kutipan ayat tersebut antara lain sebagai berikut: Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir(berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antar-keduanya dinding dan batas yang menghalang (QS Al-Furqon: 53).

Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat memberikan gambaran pada kita bahwa ayat suci Alquran mampu menjelaskan fenomena Cromosome, Anatomi,Oceanografi, Keperawatan dan antariksa (baca "Jurnal Keperawatan Unpad" edisi 4, hal 64-70). Sebenarnya masih banyak ayat-ayat Alquran yang menerangkan fenomena evolution and genetic seperti QS As-Sajdah 4, QS al-A'raf 53, QS Yusuf 3, QS Hud 7, tetapi karena keterbatasan ruangan pada kolom ini, serta dengan segala keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki penulis, maka kepada Allah jualah hendaknya kita berharap dan hanya Allah-lah yang Mahaluas dan Mahatinggi ilmunya. Wallahu a'lam.***